Invensi ini berkaitan dengan pembuatan kaligrafi yang menggunakan materi alam , lebih khusus lagi menggunakan berbagai jenis pasir laut sebagai bahan utama, dan bahan pendukung seperti kayu triplek dan penggunaan materi laut yang lain sebagai tambahan aksesoris seperti kerang laut , akar laut, bintang laut dan materi laut lainnya. Bagian-bagian kaligrafi ini terdiri dari pertama, background yang terbuat dari pasir laut dengan pewarnaan yang dikehendaki atau dapat juga pasir laut yang dikonstruksi sebagai lukisan seperti lukisan ka’bah dll. Kedua, huruf kaligrafi yang terbuat dari pasir laut dengan pewarnaan yang disesuaikan dengan warna background. Ketiga, frame yang terbuat dari kayu berkualitas.
Secara alami kaligrafi dengan materi pasir laut memberikan aura kesejukan, karena disamping ia menghadirkan kesadaran transendensi Ilahiyah atas penciptaan ia juga merupakan penyatuan batu dan air sebagai simbol kesejukan.
Sejauh ini kaligrafi merupakan media dakwah baik dari segi materi ataupun pesan yang disampaikan, tapi seberapa jauh pengaruh yang disampaikan masih belum mencapai hasil maksimal karena selama ini konsep kaligrafi yang disampaikan hanya terfokus kepada keindahannya saja , tidak sampai kepada memahami secara utuh apa yang disampaikan, maka dengan maksud ini kami membuat sebuah inovasi dari segi kualitas pemahaman terhadap makna dengan menuliskan deskripsi dalam lembaran tersendiri berupa pesan ayat-ayat al Qur’an / hadist-hadist nabawi dan sebab-sebab turunnya (asbabunnuzul/ asbabul wurud) jika ada dan ditemukan. Lembaran ini merupakan satu kesatuan dari karya seni kaligrafi pasir laut
Seni kaligrafi lahir dari spirit al Quran yang tak terbendung dan memiliki nilai transenden.Transendensi Seni Islam akan terlihat ketika al-Quran dijadikan pondasi oleh seniman muslim dalam mengekspresikan karya seni. ‘Budaya Qur’ani’ telah menjadi trend dalam setiap kelahiran Seni Islam, baik sastra, arsituktur, drama, maupun karya seni lainnya. Kebudayaan Islam, dalam kenyataannya adalah ‘budaya Qur’ani’, karena baik definisi, struktur, tujuan, maupun metode untuk mencapai tujuan, selalu disandarkan pada rangkaian titah al-Quran/Hadist. Dengan al-Quran/Hadist, seorang muslim bukan saja dapat melihat ‘realitas ultima’, tetapi terdapat prinsip-prinsip tentang alam, manusia, makhluk hidup, dan aktifitas sosial lainnya. Tanpa wahyu tesebut, Seni Islam akan sulit diidentifikasi di tengah munculnya beragam karya seni di abad modern ini.
Sekarang, terutama para kaligrafer jangan sampai tidak menyentuh substansi dari kaligrafi itu sendiri (misi ilahiah) sehingga nilai spiritualnya tetap ada dan memberi dampak yang positif. Maka dengan demikian apa yang kita harapkan dari invensi ini adalah ingin menambah khazanah dan cakrawala kaligrafi. Seperti kita ketahui banyak macam kaligrafi yang terbuat dari berbagai macam bahan, diantaranya kaligrafi ketok tembaga, kaligrafi kuningan, kaligrafi stainless, kaligrafi acryllic mirror, kaligrafi ukiran kayu, lukisan kaligrafi kontemporer, Kaligrafi dari kulit kambing Maka kami menawarkan suatu konsep baru dengan menggunakan bahan dari materi alam yaitu pasir laut dengan racikan kami yang khas.
Untuk memesan produk kami, ikutilah langkah-langkah berikut :
- Hubungi kami di KONTAK atau email ke dzikghifar@gmail.com
- Tulis/ Informasikan produk yang menjadi pilihan Anda
- Tunggu balasan dari kami tentang informasi persediaan produk, total yang harus dibayar dan nomor rekening Bank tujuan
- Konfirmasikan pembayaran Anda ke dzikghifar@gmail.com dengan mengirim tanda bukti transfer
- Barang Anda akan dikirim segera setelah Anda mengkonfirmasikan pembayaran Anda